Shortcut di Windows 8



Shortcuts di Windows 8
Windows key: Switch between Modern Desktop Start screen and the last accessed application
Windows key + C: Access the charms bar
Windows key + I: Access the Settings charm
Windows key + Tab: Access the Modern Desktop Taskbar

Windows key + H: Access the Share charm
Windows key + K: Access the Devices charm
Windows key + Q: Access the Apps Search screen
Windows key + F: Access the Files Search screen
Windows key + W: Access the Settings Search screen
Windows key + P: Access the Second Screen bar
Windows key + Z: Brings up the App Bar when you have a Modern Desktop App running
Windows key + X: Access the Windows Tools Menu
Windows key + O: Lock screen orientation
Windows key + . : Move the screen split to the right
Windows key + Shift + . : Move the screen split to the left
Windows key + V: View all active Toasts/Notifications
Windows key + Shift + V: View all active Toasts/Notifications in reverse order
Windows key + PrtScn: Takes a screenshot of the screen and automatically saves it in the Pictures folder as Screenshot
Windows key + Enter: Launch Narrator
Windows key + E: Open Computer
Windows key + R: Open the Run dialog box
Windows key + U: Open Ease of Access Center
Windows key + Ctrl + F: Open Find Computers dialog box
Windows key + Pause/Break: Open the System page
Windows key + 1..10: Launch a program pinned on the Taskbar in the position indicated by the number
Windows key + Shift + 1..10: Launch a new instance of a program pinned on the Taskbar in the position indicated by the number
Windows key + Ctrl + 1..10: Access the last active instance of a program pinned on the Taskbar in the position indicated by the number
Windows key + Alt + 1..10: Access the Jump List of a program pinned on the Taskbar in the position indicated by the number
Windows key + B: Select the first item in the Notification Area and then use the arrow keys to cycle through the items Press Enter to open the selected item
Windows key + Ctrl + B: Access the program that is displaying a message in the Notification Area
Windows key + T: Cycle through the items on the Taskbar
Windows key + M: Minimize all windows
Windows key + Shift + M: Restore all minimized windows
Windows key + D: Show/Hide Desktop (minimize/restore all windows)
Windows key + L: Lock computer
Windows key + Up Arrow: Maximize current window
Windows key + Down Arrow: Minimize/restore current window
Windows key + Home: Minimize all but the current window
Windows key + Left Arrow: Tile window on the left side of the screen
Windows key + Right Arrow: Tile window on the right side of the screen
Windows key + Shift + Up Arrow: Extend current window from the top to the bottom of the screen
Windows key + Shift + Left/Right Arrow: Move the current window from one monitor to the next
Windows key + F1: Launch Windows Help and Support
PageUp: Scroll forward on the Modern Desktop Start screen
PageDown: Scroll backward on the Modern Desktop Start screen
Esc: Close  a charm
Ctrl + Esc: Switch between Modern Desktop Start screen and the last accessed application
Ctrl + Mouse scroll wheel: Activate the Semantic Zoom on the Modern Desktop screen
Alt: Display a hidden Menu Bar
Alt + D: Select the Address Bar
Alt + P: Display the Preview Pane in Windows Explorer
Alt + Tab: Cycle forward through open windows
Alt + Shift + Tab: Cycle backward through open windows
Alt + F: Close the current window Open the Shut Down Windows dialog box from the Desktop
Alt + Spacebar: Access the Shortcut menu for current window
Alt + Esc: Cycle between open programs in the order that they were opened
Alt + Enter: Open the Properties dialog box of the selected item
Alt + PrtScn: Take a screen shot of the active Window and place it in the clipboard
Alt + Up Arrow: Move up one folder level in Windows Explorer (Like the Up Arrow in XP)
Alt + Left Arrow: Display the previous folder
Alt + Right Arrow: Display the next folder
Shift + Insert: CD/DVD Load CD/DVD without triggering Autoplay or Autorun
Shift + Delete: Permanently delete the item (rather than sending it to the Recycle Bin)
Shift + F6: Cycle backward through elements in a window or dialog box
Shift + F10: Access the context menu for the selected item
Shift + Tab: Cycle backward through elements in a window or dialog box
Shift + Click: Select a consecutive group of items
Shift + Click on a Taskbar button: Launch a new instance of a program
Shift + Right-click on a Taskbar button: Access the context menu for the selected item
Ctrl + A: Select all items
Ctrl + C: Copy the selected item
Ctrl + X: Cut the selected item
Ctrl + V: Paste the selected item
Ctrl + D: Delete selected item
Ctrl + Z: Undo an action
Ctrl + Y: Redo an action
Ctrl + N: Open a new window in Windows Explorer
Ctrl + W: Close current window in Windows Explorer
Ctrl + E: Select the Search box in the upper right corner of a window
Ctrl + Shift + N: Create new folder
Ctrl + Shift + Esc: Open the Windows Task Manager
Ctrl + Alt + Tab: Use arrow keys to cycle through open windows
Ctrl + Alt + Delete: Access the Windows Security screen
Ctrl + Click: Select multiple individual items
Ctrl + Click and drag an item: Copies that item in the same folder
Ctrl + Shift + Click and drag an item: Creates a shortcut for that item in the same folder
Ctrl + Tab:  Move forward through tabs
Ctrl + Shift + Tab: Move backward through tabs
Ctrl + Shift + Click on a Taskbar button: Launch a new instance of a program as an Administrator
Ctrl + Click on a grouped Taskbar button: Cycle through the instances of a program in the group
F1: Display Help
F2: Rename a file
F3: Open Search
F4: Display the Address Bar list
F5: Refresh display
F6: Cycle forward through elements in a window or dialog box
F7: Display command history in a Command Prompt
F10: Display hidden Menu Bar
F11: Toggle full screen display
Tab: Cycle forward through elements in a window or dialog box
PrntScr: Take a screen shot of the entire screen and place it in the clipboard
Home: Move to the top of the active window
End: Move to the bottom of the active window
Delete: Delete the selected item
Backspace: Display the previous folder in Windows Explorer  Move up one folder level in Open or Save dialog box
Esc: Close a dialog box
Num Lock Enabled + Plus (+): Display the contents of the selected folder
Num Lock Enabled + Minus (-): Collapse the selected folder
Num Lock Enabled + Asterisk (*): Expand all subfolders under the selected folder
Press Shift 5 times Turn StickyKeys on or off
Hold down right Shift for 8 seconds Turn FilterKeys on or off
Hold down Num Lock for 5 seconds Turn ToggleKeys on or off

TABEL ASCII

  • TABEL ASCII

 Semoga bermanfaat...................Salam Blogger Indonesia

KOMUNIKASI DATA

 SISTEM KOMUNIKASI DATA


1. PENDAHULUAN
Perekonomian dunia kini telah mulai beralih dari kegiatan melakukan produksi barang yang kelihatan dan dapat dipegang seperti makanan, barang industri, komputer dan sebagainya menjadi perekonomian berdasarkan informasi bahkan berdasarkan pengetahuan (knowledge based). Informasi yang semula tersimpan dalam bentuk kertas atau sejenisnya sekarang tersimpan dalam bentuk elektronik. Bentuk elektronik memungkinkan penyebarluasannya secara cepat selain pengolahannya secara mudah dan tepat. Informasi yang umum dipertukaran pada awalnya berbentuk pesan (message) yang seringkali berbentuk teks (misalnya surat, telegram, telex), kemudian didominasi oleh suara dengan timbulnya komunikasi telepon dan sekarang ini bergeser ke informasi yang umumnya digolongkan secara generik sebagai data. Informasi suara dipertukarkan melalui jaringan yang dirancang khusus untuknya jaitu jaringan telepon yang secara teknik disebut sebagai PSTN (Public Switched Telephone Network). Jaringan telepon merupankan jaringan yang terbesar dann terkompleks yang pernah dibuat oleh manusia sampai sekarang ini. Oleh karena itu jaringan lain yang dibangun kemudian seperti INTERNET dan jaringan data umum maupun korporat tetap memerlukan PSTN untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya. Seringkali jaringan PSTN diperlukan untuk membawa informasi bukan suara tadi ke pemakai ataupun dari pemakai ke pemakai lainnya. Jaringan yang sebenarnya bertugas membawa informasi suara sekarang dipergunakan unutuk membawa informasi lain (seperti data) secara elektronik ke tempat tujuannya.
Komunikasi data berkaitan dengan komunikasi mesin ke mesin seperti misalnya terminal ke komputer, dan komputer ke komputer. Sebagian besar mesin yang mempunyai kecerdasan menggunakan sinyal listrik digital maka komunikasi termudah juga menggunakan sinyal digital. Saat ini hampir segala macam informasi seperti misalnya suara, video, facsimile dan sebagainya telah disalurkan dengan menggunakan sinyal digital. Jaringan telekomunikasi pada umumnya telah menggunakan teknik digital. Para pakar telekomunikasi berusaha menyatukan segala macam layanan tersebut melalui satu jaringan terpadu pita lebar.
Komunikasi data merupakan gabungan 2 macam teknik yaitu teknik telekomunikasi dan teknik data processing. Seperti telah diketahui telekomunikasi ialah segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari satu tempat ke tempat yang lain, sedangkan data processing ialah segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data. Kombinasi kedua teknik ini disebut sebagai komunikasi data atau kadang-kadang juga teleprocessing.
Komunikasi data merupakan teknologi yang menggabungkan aspek jaringan telekomunikasi dengan sistem komputer sehingga menambah nilai sistem komputer. Berbagai macam komputer dapat saling berkomunikasi dan memanfaatkan kemampuannya.
Secara umum Komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kode tertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektrooptik dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
Apabila lokasi yang saling berhubungan cukup banyak maka akan terbentuklah suatu jaringan komunikasi data. Jaringan ini cakupannya dapat internasional, nasional ataupun lokal.


2. EVOLUSI SISTEM KOMUNIKASI DATA
Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana misalnya menyambungkan dua komputer yang letaknya berjauhan, dikembangkan menjadi internet akses yaitu jaringan yang memungkinkan kita mendapatkan akses ke informasi yang tersedia pada berbagai macam komputer yang tersambung pada jaringan Internet. Jaringan yang lebih canggih memungkinkan seseorang mengakses komputer untuk mendapatkan fasilitas misalnya menjalankan program, mengakses data base, melakukan komunikasi dengan pemakai lain. Dalam lingkungan ideal semua fasilitas ini harus transparan sehingga seorang pemakai terlindungi dari kerumitan teknik sehingga walaupun sesungguhnya mereka secara fisik berada pada lokasi yang  terpisah akan tetapi pemakai tidak akan terpengaruh. Untuk memungkinkan terjadinya hal seperti ini, harus ada sesuatu baik perangkat keras maupun perangkat lunak yang memetakan sumber daya (resources) yang diperlukan di atas menjadi sesuai dengan apa yang diperlukan oleh pemakai. Sesuatu ini dikenal sebagai sistem komunikasi data. Kemampuan ini tidak saja dipakai oleh pemakai manusia akan terlebih lagi berbagai macam mesin menarik manfaatnya sehingga diperoleh berbagai layanan yang sekarang ini secara umum tersebar luas seperti halnya penggunaan mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri, Automatic Teller Machine), surat elektronik, dan sebagainya. Sistem komunikasi data ini menyediakan fungsi untuk segala macam proses yang memerlukan kecerdasan seperti misalnya komunikasi antar program, dan sebagainya.
Sebelum berkembangnya teknologi komunikasi data dan adanya jaringan komputer, banyak perusahaan mengalami keadaan seperti yang digambarkan sebagai berikut: Suatu perusahaan umumnya terdiri atas berbagai bagian yang masing-masing menjalankan fungsinya. Perkembangan perusahaan akan memberikan tuntutan bagi suatu bagian untuk melakukan komputerisasi operasinya. Tiap bagian akan mengembangkan sistemnya sesuai dengan keperluannya sehingga perusahaan tersebut akan mempunyai berbagai sistem yang satu dengan yang lainnya tidak kompatibel dan hanya efisien untuk bagian tersebut. Untuk menghemat biaya, waktu dan tenaga digunakanlah sistem yang dipusatkan sehingga masing-masing bagian hanya menyiapkan datanya sedang pengolahannya dipusatkan dan dilakukan oleh komputer yang berkekuatan besar. Pengolahan kebanyakan dilakukan secara batch selingga memerlukan selang beberapa waktu yang untuk memperoleh hasilnya. Sistem terpusat seperti ini mengumpulkan dan mempersiapkan data yang hendak diolah agar dapat diterima oleh komputer pusat pengolah data. Kadang-kadang data yang diperlukan dan telah dipersiapkan tersebut dibawa dengan alat transportasi ke komputer pengolah data. Oleh komputer data tersebut akan diolah sesuai dengan aturan yang berlaku. Hasil pengolahan kemudian dikeluarkan dalam bentuk yang dapat dipergunakan oleh pemakai, misalnya berbentuk print-out, ataupun bentuk lain. Hasil ini kemudian dikirimkan ke pihak yang memerlukannya. Tiap-tiap bagian tidak dapat memasukkan data dan mendapatkan data seketika dari komputer ini. Sistem ini disebut sistem batch.





 

Gambar Pengolahan Data konvensional


Untuk mengatasi selang waktu yang diperlukan untuk membawa data tersebut haruslah digunakan suatu sistem komunikasi data. Dengan sistem ini tiap yang diperlukan akan mendapatkan suatu terminal yang terhubung ke komputer pusat. Melalui terminal ini tugas atau data dapat secara langsung diberikan kepada komputer dan hasilnya dapat diterima seketika itu juga. Keuntungan lain data bagian lain dapat juga dimanfaatkan jikalau dibutuhkan sehingga dapat diperoleh sistem pengolahan informasi yang terpusat. Semua bagian dari perusahaan tersebut dapat saling memanfaatkan data karena tersimpan di satu tempat dan program yang ada akan mengatur keandalan dari data perusahaan.
Pada situasi di atas terlihat kenyataan bahwa untuk mendapatkan hasil yang diinginkan diperlukan cukup banyak waktu. Usaha mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil pengolahan menyebabkan timbulnya komunikasi data ini. Sebelum adanya komunikasi data aktivitas pengolahan data harus melalui beberapa prosedur yang tidak terlalu efisien. Kalau ditinjau dari aktivitas antara user dan sistem komputer dapat disimpulkan adanya kegiatan yang mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

*Pengumpulan data yang akan diolah oleh pemakai
*Pengubahan data menjadi bentuk yang dapat diterima oleh sistem komputer.
*Transportasi data di atas ke komputer pengolah data.
Sejumlah pemakai (user) dapat membawa datanya ke pusat pengolahan data untuk diolah oleh komputer yang sama.
*Pengolahan data oleh komputer
*Distribusi
Hasil olah data didistribusikan ke pihak yang membutuhkannya. Hasil pengolahan ini misalnya berupa cetakan laporan dan sebagainya dikeluarkan dalam bentuk yang dapat dibaca misalnya lembaran kertas (print-out) atau media penyimpanan lainnya seperti magnetik tape. Keluaran ini dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dibawa kembali ke pihak yang membutuhkannya. Kemudian hasilnya akan dipergunakan kembali oleh pelanggan.

Terlihatlah bahwa waktu dapat dihemat terutama pada bagian transportasi dan pada saat pengubahan bentuk data ke bentuk yang sesuai dengan bentuk yang dapat diterima oleh sistem komputer. Dengan menggunakan saluran komunikasi sebagai alat transportasi, waktu yang dapat dihemat cukup banyak. Bilamana kegiatan pengubahan bentuk data ke bentuk yang dikehendaki harus dilakukan pada saat pengumpulan data seperti halnya dengan Batch Processing system, komunikasi data seperti ini disebut Komunikasi data off-line (Off-line data communications).






 
Gambar Komunikasi data off line


Lebih banyak waktu lagi dapat dihemat bila data yang dikumpulkan dapat langsung diterima oleh komputer lalu segera diolah (interactive), berarti sistem komunikasi data seperti ini disebut sebagai Komunikasi data on line (On line data communication).







Gambar Komunikasi data on line


Dengan adanya komunikasi data ini pemakai (user) dapat mengirimkan data langsung ke komputer melalui terminalnya yang dihubungkan dengan saluran transmisi. Akibatnya komunikasi data memberi keuntungan dalam penghematan waktu dalam hal:

*       Pengumpulan dan persiapan data:
Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu intelligent terminal maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses.
*       Pengolahan data:
Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi.
*       Distribusi:
dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirimkan kepada pemakai yang memerlukannya.

Kalau alasan pertama adalah penghematan waktu, maka alasan kedua ialah penggunaan sistem komputer secara lebih efisien. Contohnya ialah penggunaan komputer secara bersama oleh berbagai departemen, bagian ataupun anak perusahaan dari suatu perusahaan yaitu dengan pemakaian terminal pada masing-masing pihak yang membutuhkannya.

Sekarang dapat disimpulkan bahwa tujuan komunikasi data antara lain ialah:

·         Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah yang besar secara effisien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari satu tempat ke tempat yang lain.
·         Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukungnya dari jauh (remote computer use)
·         Memungkinkan penggunaan sistem komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol (baik sentralisasi maupun desentralisasi )
·         Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer
·         Mengurangi waktu untuk pengolahan data.
·         Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).
·         Mempercepat penyebarluasan informasi.

Perkembangan yang cepat dari komputer dan terlebih lagi penurunan harga kepemilikan suatu komputer terjadi dengan cepat sekali, sehingga pemakaian komputer tidak lagi merupakan investasi yang amat mahal tetapi dapat dipakai oleh semua pihak baik individu maupun perusahaan kecil, menengah dan besar. Perusahaan kecil dan menengah dengan capat mengadopsi pemakaian komputer terutama apa yang dikenal sebagai PC (Personal Computer). Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar tidak menggunakan sistem terpusat karena investasi yang diperlukan terlalu tinggi. Pemakaian dari PC yang meluas menimbulkan perkembangan yang pesat dalam hal pemakaian bersama sumber daya dan menuntut komunikasi yang handal dan murah. Kemajuan teknik komunikasi data menyebabkab timbulnya jaringan yang merupakan kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat saling berkomunikasi. Pengolahan informasi bukan saja terpusat akan tetapi dapat tersebar. Jaringan akan dinilai didasarkan atas unjuk kerjanya (misalnya dalam hal jumlah pemakai yang dapat didukungnya, jenis menium yang dipakai, perangkat keras, perangkat lunak), keandalan dan keamanannya. Jaringan yang dibentuk karena dimungkinkannya komunikasi yang handal antar perangkat dalam jaringan bertumbuh dengan sangat pesat. Jaringan semacam ini disebut LAN (Local Area Network). Komunikasi data beranjak dari komunikasi antara terminal dengan komputer pusat pengolah data menjadi komunikasi intra jaringan maupun antar jaringan seperti antar LAN, LAN dengan WAN (Wide Area Network) dan sebagainya. Komunikasi semacam ini dimungkinkan karena perkembangan yang pesat dan adanya berbagai ketentuan baku jaringan telekomunikasi yang dipatuhi oleh para vendor. Selain dari hal yang di atas yang perlu diperhatikan secara cermat ialah perkembangan pemakaian serat optik untuk transport dari data. Supaya komunikasi data dapat berlangsung perangkat komunikasi harus merupakan bagian dari sistem komunikasi. Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada karaktersitik dasar yaitu Penyampaian (delivery), ketepatan (accuracy) dan waktu (timeliness).


3. APLIKASI KOMUNIKASI DATA
Dengan melihat kegunaan dari komunikasi data maka perannya dalam beberapa hal cukup menonjol misalnya:

§  Pengumpulan data (data collection)
Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat (remote station), disimpan dalam memory dari komputer dan pada yang telah ditetapkan waktu tertentu data tersebut akan diolah. Data dapat juga secara real time diberikan pada komputer pengolah data.

§  Tanya -jawab (Inquiry & Response
Pemakai mempunyai akses langsung ke program atau file. Data yang dikirimkan ke sistem komputer ini langsung di-proses dan hasilnya segera dapat diberikan. Bilamana pemakai melakukan dialog dengan komputer maka sistem semacam ini disebut interactive.
Contoh:
- Aplikasi yang berhubungan dengan Point of Sales (Pembayaran di pertokoan), pesanan tiket pesawat terbang (Airline Reservation) dan sebagainya. Pada aplikasi ini data segera diberikan kepada komputer dan hasil proses diperoleh dalam waktu yang singkat juga.

§  Storage dan Retrieval
Data yang sebelumnya telah disimpan dalam komputer dapat diambil sewaktu-waktu oleh pihak yang berkepentingan. Sekarang bahkan terdapat sistem penyimpanan yang mendukung penyimpanan data di luar lokasi fisik perusahaan karena teknik komunikasi dasa memungkinkan terjadinya hal seperti ini. SAN (Storage Area Network) adalh contoh penyimpanan informasi melalui jaringan.

§  Time sharing
Sejumlah pemakai (user) dapat mengerjakan programnya bersama-sama. Tiap user diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu yang tetap besarnya, setelah itu pemakai lain akan mendapatkan kesempatan. Kalau terlalu banyak data yang harus dikerjakan dalam satu satuan waktu fasilitas roll in-roll out harus dipergunakan.

§  Real time data processing dan process control
Hasil proses dikehendaki siap dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan proses tersebut ("real time"). Contoh: aplikasi pengaturan peralatan industri, sistem kendali proses, sistem telekomunikasi, dan sebagainya.

Investasi perusahaan ke dalam  sistem komunikasi data diharapkan akan menghasilkan suatu operasi bisnis yang lebih kompetitif dan lebih responsif terhadap keadaan luar dan perubahannya. Adanya sistem komunikasi data ini mendayagunakan peralatan pengolah data dan mempercepat terkumpulnya informasi yang sangat penting untuk kelanjutan hidup dan pertumbuhan perusahaan. Adanya sistem komunikasi data yang canggih memungkinkan diperolehnya informasi tanpa bergantung pada tempat dan waktu.


4. ASPEK TEKNIK
Ditinjau dari sisi teknik peralatan pengolah data menggunakan sinyal digital sedang sebagian besar peralatan telekomunikasi masih menggunakan sinyal analog, sehingga kadang-kadang diperlukan konversi antara yang satu dengan yang lain. Selain itu dalam proses komunikasi data yaitu dalam pertukaran data diperlukan ketentuan-ketentuan yang khusus yang dikenal sebagai protokol. Protokol ini pada awalnya dirancang oleh pemasok peralatan komunikasi data tetapi sekarang telah banyak dibakukan sehingga tidak bergantung pada satu pemasok. Sistem telekomunikasi telah banyak menggunakan sinyal digital, sehingga memudahkan terjadinya sambungan dengan kualitas yang lebih baik dan kapasitas yang lebih besar. Dengan analisis yang mengkaji pertimbangan ekonomi dan teknik dapat dirancang konfigurasi yang dikehendaki. Pertimbangan ekonomi dan teknik antara lain menyangkut hal yang berhubungan

·         tipe transaksi dan urgensinya.
·         lokasi dan jumlah tempat (site).
·         tarif fasilitas komunikasi.
·         pertumbuhan yang diharapkan.
·         jumlah lalu lintas
·         distribusi dari lalu lintas ini
·         urgensi dan prioritas
·         bahasa yang dipergunakan
- keandalan dan ketepatan data

Masalah lalu lintas data harus diperhitungkan dengan cermat karena menyangkut jumlah peralatan yang harus disediakan, kepuasan langganan, waktu tanggap serta biaya operasi sistem secara keseluruhan. Lalu-lintas data umumnya dihitung dengan mengukur banyaknya bit yang harus dilayani pada tiap lokasi terutama pada jam ataupun saat-saat sibuk. Rancangan yang memperhitungkan lalu-lintas maksimum akan memperbesar investasi tetapi menyenangkan pemakai (over dimensioned). Sebaliknya kalau digunakan lalu-lintas rata-rata, investasi lebih rendah demikian pula mutu pelayanannya akan berkurang. Rancangan umumnya mempertimbangkan apa yang menjadi tujuan perusahaan.


5. KOMPONEN DASAR SISTEM KOMUNIKASI DATA
Untuk berlangsungnya komunikasi data diperlukan sedikitnya 3 komponen utama yaitu transmitter (pemancar), receiver (penerima) dan media penghubung untuk keduanya.
 







Gambar Komponen dasar sistem komunikasi data


Tugas ketiga komponen dasar tersebut dapat diterangkan sebagai berikut:
1.    Sumber (transmitter atau pengirim):
yaitu pembangkit atau pengirim informasi. Komponen dasar utama didalam komunikasi data adalah peralatan yang menjadi sumber data atau transmitter. Karena pembicaraan berkisar pada sistem komputer, maka pada umumnya transmitter adalah suatu sistem komputer. Sistem Komputer inilah yang melakukan pengaturan dalam pengiriman data. Seringkali komunikasi data tidak hanya berlangsung satu arah, tapi juga 2 arah.

2.    Medium transmisi:
yaitu saluran tempat informasi tersebut disalurkan ke tempat tujuan. Komponen dasar utama yang kedua adalah medium yang dipergunakan untuk mencapai tempat tujuannya. Secara garis besar maka media yang dipergunakan dapat berupa:

§  kabel
§  udara
§  cahaya

3.    Penerima:
yaitu alat yang menerima informasi yang dikirimkan. Umumnya suatu receiver berupa terminal jenis VDU, printer atau  alat pencetak jenis lain (plotter misalnya) bahkan sistem komputer lain.

Selain itu masih diperlukan peralatan pembantu seperti modem, multiplexor dan sebagainya, bahkan software. Semua hal ini nanti akan dijelaskan secara terinci. Apapun macam peralatan komunikasi data yang dipergunakan pilihan yang harus dilakukan adalah pengadaan peralatan yang termasuk jenis:

-      terminal
-      modem
-      saluran komunikasi
-      multiplexor dan remote concentrator
-      software dan error control procedures
-      fasilitas back up

Software mutlak diperlukan untuk dapat mengirimkan dan menampung data. Software bertugas mengubah data yang diterima atau akan dikirim agar berbentuk sesuai dengan prosedur (protokol) yang telah disepakati. Pengubahan ini terjadi sebelum pengubahan secara elektrik atau elektro optik untuk media transmisi (dalam hal pengiriman data) atau sesudahnya (dalam hal penerimaan data). Kalau software kurang effisien dapat terjadi bahwa komunikasi data mengalami kesulitan dalam hal waktu, penggunaan memori maupun processor dan juga keandalan data yang diterima berkurang.


6. SINYAL DAN DATA
Dalam komunikasi data harus dibedakan antara data dan sinyal. Data didefinisikan sebagai besaran yang mempunyai atau membawa pengertian sedangkan sinyal adalah representasi data tersebut dalam bentuk besaran listrik seperti tegangan atau arus. Besaran listrik inilah yang dapat diolah, diukur ataupun dikirimkan ke tempat lain. Pengembalian sinyal menjadi data kembali memungkinkan penyebarluasan dari data tersebut. Data bila dirangkai akan menghasilkan informasi. Baik data maupun sinyal dapat berbentuk analog ataupun digital. Data digital bukan berarti bahwa sinyalnya harus digital. Representasi data menjadi sinyal merupakan proses yang tidak saling bergantung akan tetapi ditentukan oleh pertimbangan teknik dan ekonomik. Data analog ialah data yang mempunyai nilai yang kontinu untuk selang waktu tertentu. Contoh data analog misalnya temperatur, tekanan, kecepatan, suara, video dan lain sebagainya. Data digital akan mempunyai nilai diskrit yang besarnya tertentu dan tetap untuk selang waktu tertentu misalnya jumlah huruf dalam satu kata, bilangan, dan sebagainya. Sinyal analog merupakan sinyal listrik yang besarnya berubah-ubah setiap saat misalnya tegangan yang berubah tiap saat. Sinyal analog dapat digambarkan sebagai sinyal yang mempunyai bentuk gelombang sinus. Sinyal digital adalah sinyal yang besaran listriknya berbentuk pulsa yaitu gelombang yang misalnya tegangannya tetap selama jangka waktu tertentu. Sinyal digital biasanya merepresentasikan bilangan biner 1 dan ditandai dengan kehadiran pulsa serta bilangan biner 0 yang ditandai dengan tidak adanya pulsa atau pulsa yang lain bentuknya dari pulsa untuk bilangan biner 1..Secara teknik data analog akan direpresentasikan dengan sinyal analog melalui transducer yang sesuai demikian pula data digital akan direpresentasikan ke dalam sinyal digital melalui proses yang dikenal sebagai encoding. Bilamana data analog ingin direpresentasikan dengan sinyal digital ia harus melalui proses coding, sedangkan data digital yang ingin direpresentasikan ke dalam sinyal analog akan mengalami proses modulasi. Dalam penyalurannya baik sinyal analog maupun sinyal digital dapat mengalami beberapa kali konversi dari analog ke digital dan sebaliknya. Konversi ini sedapat mungkin harus sesedikit mungkin karena kualitas sinyal akan menurunkarena adanya gangguan alami yang tidak dapat dihilangkan. Jaringan telekomunikasi sekarang ini sebagian besar menggunakan sinyal digital sehingga gangguan dapat diperkecil.
Pada dasarnya dalam dunia elektronika dikenal dua jenis sinyal listrik yaitu analog dan digital. Sinyal listrik analog adalah sinyal yang sifatnya seperti gelombang, jadi dapat dikatakan sinyalnya selalu sambung menyambung atau tidak ada perubahan yang tiba-tiba antara bagian-bagian sinyal tersebut. Secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut:









Gambar Sinyal Analog






Sinyal listrik digital adalah sinyal yang sifatnya seperti pulsa, jadi dapat dikatakan sinyal tersebut terputus-putus atau terjadi perubahan yang tiba-tiba antara bagian-bagian sinyal tersebut. Secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut:


Gambar Sinyal digital


Kedua jenis sinyal tersebut sangat penting di dalam komunikasi data. Hal ini disebabkan karena sistem komputer selalu bekerja dengan sinyal digital, sedang penyaluran data masih banyak dilakukan secara analog.

Interaksi Manusia Dan Komputer (IMK)




  • Interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah. 
  • Pengertian Interaksi = komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer.   
    • Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi)yang saling mendukung, jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan.
    • Definisi interaksi manusia dan komputer = sebuah hubungan antara manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka>
      Prinsip kerja komputer = input --> proses --> output
      Kepada komputer diberikan data yang umumnya berupa deretan angka dan huruf. Kemudian diolah didalam komputer yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia.
    • Manusia pada umumnya tidak pernah tahu apa yang terjadi pada saat data dimasukkan ke dalam kotak cpu melalui keyboard. Manusia (user) selalu terfokus pada monitor/printer sebagai keluaran.
    • Manusia jarang sekali menyadari proses interaksi dengan komputer. Manusia baru menyadari proses interaksi tersebut saat menemukan masalah dan tidak menemukan solusi pemecahannya. Biasanya manusia menyalahkan antarmuka yang kurang inovatif, kurang menarik, kurang komunikatif 
    • Interaksi bisa dikatakan dialog antara user dengan komputer. Model atau jenis interaksi, antara lain : 
      1. Command line interface (perintah baris tunggal)contoh : unix, linux, dos 
      2. Menu (menu datar dan menu tarik) contoh : hampir semua software menggunakan menu
      3. Natural language (bahasa alami) contoh : bahasa pemrograman terstruktur (belum objek)
      4. Question/answer and query dialogue contoh: mysql, dbase interaktif, dlL
      5. Form-fills and spreadsheets contoh : excel, lotus, dlL
      6. WIMP - Windows Icon Menu Pointer - Windows Icon Mouse Pulldown Menu yang termasuk komponen WIMP : button,  dialogue boxes, pallettes, dll
       BIDANG ILMU YANG DIBUTUHKAN
      1.  Teknik elektronika & ilmu komputer = memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI 
      2. Psikologi = memahami sifat & kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna
      3. Desain grafis dan tipografi = sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagaisarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer
      4. Ergonomik = berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja
      5. Antropologi = ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing
        anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya
      6. Linguistik = merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu, bahasa perintah
      7. Sosiologi = studi tentang pengaruh sistem hubungan manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanya PHK karena adanya otomasi kantor.

      PRINSIP UTAMA MENDESAIN ANTARMUKA (INTERFACE)
        
      User compatibility
            Antarmuka merupakan topeng dari sebuah sistem atau sebuah pintu gerbang masuk ke sistem dengan diwujudkan ke dalam sebuah aplikasi software. Oleh karena itu sebuah software seolah-olah mengenal usernya, mengenal karakteristik usernya, dari sifat sampai kebiasaan manusia secara umum.    
              Desainer harus mencari dan mengumpulkan berbagai karakteristik serta sifat dari user karena antarmuka harus disesuaikan dengan user yang jumlahnya bisa jadi lebih dari 1 dan mempunyai karakter yang berbeda.
      • Hal tersebut harus terpikirkan oleh desainer dan tidak dianjurkan merancang antarmuka dengan didasarkan pada dirinya sendiri
      • Survey adalah hal yang paling tepat 

              Product compatibility

        • Sebuah aplikasi yang bertopengkan antarmuka harus sesuai dengan sistem aslinya.
        • Seringkali sebuah aplikasi menghasilkan hasil yang berbeda dengan sistem manual atau sistem yang ada. 
        • Hal tersebut sangat tidak diharapkan dari perusahaan karena dengan adanya aplikasi software diharapkan dapat menjaga produk yang dihasilkan dan dihasilkan produk yang jauh lebih baik. 
        • Contoh : aplikasi sistem melalui antarmuka diharapkan menghasilkan report/laporan serta informasi yang detail dan akurat dibandingkan dengan sistem manual.

          Task compatibility
           
        • Sebuah aplikasi yang bertopengkan antarmuka harus mampu membantu para user dalam menyelesaikan tugasnya. Semua pekerjaan serta tugas-tugas user harus diadopsi di dalam aplikasi tersebut melalui antarmuka.
        • Sebisa mungkin user tidak dihadapkan dengan kondisi memilih dan berpikir, tapi user dihadapkan dengan pilihan yang mudah dan proses berpikir dari tugas-tugas user dipindahkan dalam aplikasi melalui antarmuka.
          • Contoh : User hanya klik setup, tekan tombol next, next, next, finish, ok untuk menginstal suatu sotfware.  

          Work flow compatibility
           
        • Sebuah aplikasi sistem sudah pasti mengapdopsi sistem manualnya dan didalamnya tentunya terdapat urutan kerja dalam menyelesaikan pekerjaan.
        • Dalam sebuah aplikasi, software engineer harus memikirkan berbagai runutan-rununtan pekerjaan yang ada pada sebuah sistem.
        • Jangan sampai user mengalami kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaannya karena user mengalami kebingungan ketika urutan pekerjaan yang ada pada sistem manual tidak ditemukan pada software yang dihadapinya. 
        • Selain itu user jangan dibingungkan dengan pilihan-pilihan menu yang terlalu banyak dan semestinya menu-menu merupakan urutan dari runutan pekerjaan.

          Consistency 
        • Sebuah sistem harus sesuai dengan sistem nyata serta sesuai dengan produk yang dihasilkan. 
        • Banyak perusahaan dalam menjalankan sistemnya menggunakan aplikasi sistem yang berbeda di setiap divisi dalam perusahaan tersebut. 
        • Ada pula yang menggunakan aplikasi yang sama di divisi yang berbeda --> seringkali keseragaman dalam menjalankan sistem tidak diperhatikan. Contoh : keseragaman tampilan toolbar pada Word, Excell, PowerPoint,Access hampir sama.

          Familiarity 
        • Sifat manusia mudah mengingat dengan hal-hal yang sudah sering dilihatnya atau didapatkannya. Secara singkat disebut dengan familiar.
        • Antarmuka sebisa mungkin didesain sesuai dengan antarmuka pada umumnya, dari segitata letak, model, dsb.
        • Hal ini dapat membantu user cepat berinteraksi dengan sisem melalui antarmuka yang familiar bagi user.

           Simplicity  
        • Kesederhanaan perlu diperhatikan pada saat membangun antarmuka.
        • Tidak selamanya antarmuka yang memiliki menu banyak adalah antarmuka yang baik. 
        • Kesederhanaan disini lebih berarti sebagai hal yang ringkas dan tidak terlalu berbelit. 
        • User akan merasa lelah dan bosan jika pernyataan, pertanyaan dan menu bahkan informasi yang dihasilkan terlalu panjang dan berbelit. 
        • User lebih menyukai hal-hal yang bersifat sederhana tetapi mempunyai kekuatan/ bobot.

           Direct manipulation
        •  User berharap aplikasi yang dihadapinya mempunyai media atau tools yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan pada
          antarmuka tersebut.
        • User ingin sekali aplikasi yang dihadapannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan, sifat dan karakteristik user tersebut. Selain itu, sifat dari user yang suka merubah atau mempunyai rasa bosan.

           Control  
        • Prinsip control ini berkenaan dengan sifat user yang mempunyai tingkat konsentrasi yang berubah-ubah. Hal itu akan sangat mengganggu proses berjalannya sistem.
        •  Kejadian salah ketik atau salah entry merupakan hal yang biasa bagi seorang user. Akan tetapi hal itu akan dapat mengganggu sistem dan akan berakibat sangat fatal karena salah memasukkan data 1 digit/1 karakter saja informasi yang dihasilkan sangat dimungkinkan salah.
        • Oleh karena itu software engineer haruslah merancang suatu kondisi yang mampu mengatasi dan menanggulangi hal-hal seperti itu.

          WYSIWYG 
        •  WYSIWYG = what you see is what you get = apa yang didapat adalah apa yang dilihatnya. 
        • Contoh : apa yang tercetak di printer merupakan informasi yang terkumpul dari data-data yang terlihat di layar monitor pada saat mencari data.

          Flexibility
        • Fleksibel merupakan bentuk dari dari solusi pada saat menyelesaikan masalah.
        • Software engineer dapat membuat berbagai solusi penyelesaian untuk satu masalah.
        • Sebagai contoh adanya menu, hotkey, atau model dialog yang lainnya.
abcs